Flow & Level Instrument

Flow & Level Instrument : ELECTROMAGNETIC FLOW METER, PORTABLE TRANSIT TIME FLOW METER, ULTRASONIC FLOW METER, FERRO MAGNETIC LOCATORS, METAL DITECTORS, SPLIT-BOX PIPE & CABLE LOCATOR, DIGITAL LINE TRACERS, LIQUID LEAK DETECTORS, WATER LEVEL INDICATORS, SONDES

 

Dynasonics range of Ultrasonic Flow meters have been designed in order to solve the most demanding applications involving Flow measurement. Dynasonics comprehensive range of innovative, practical Flow Meters have handled thousands of unique flow measurement in a wide range of environments.
Dynasonics Ultrasonic Flow Meters include Transit Time Ultrasonic Flow Meters, Doppler Ultrasonic Flow Meters, Hybrid Ultrasonic Flow Meters and Portable Ultrasonic Flow Meters.
Fixed and Portable Flow Meters Type: FUSION, UFX, DFX, 902, MFX, Ultra Energy, TFX Ultra, TFXL, TFXP.

General Features of Ultrasonic Flow Meters:
Suitable for clean (potable) to dirty (slurries) liquids
Permanent and portable models available
Measures fluid velocities to 12.2 mps (40 fps)
Pipe sizes from 6mm to 3m+ (¼” to 120″)
Accuracy up to 1% of reading
Bi-Directional measurement to 12.2 mps (40 fps)
Clamp-on non-invasive transducers
Simple to install transducer assembly for pipes 1″ to 10″
Field programmable using keypad or Laptop computer/ULTRALINKTM
Temperature range up to 204ºC (+400ºF)
4-20mA, relay, pulse, RS485, RS232, data logger and energy flow output options
All meters include NEMA 4X enclosure

Ultrasonic Flow Meters – Specific Models:
Transit Time Ultrasonic Flow Meter
Dynasonics offers a full line of Transit Time ultrasonic Flow Meters to satisfy a variety of customer applications. The TFX family of products features non-invasive meters designed to provide superb accuracy and response characteristics for measuring clean liquids.
Series TFX Ultra™ – Clamp-on Ultrasonic Flow & Energy Meter for Liquids

Features of the TFX Ultra Ultrasonic Flow Meter include:
Ability to measure liquids with small amounts of suspended solids or aeration (e.g., surface water, sewage).
Bi-directional flow measurement system. Totalizer options include forward, reverse and net total.
Modbus RTU over RS485 communications; Ethernet connection includes BACnet/IP®, EtherNet/IP™ and Modbus TCP/IP protocols.
Compact enclosure uses large, easy-to-read digital display.
Rugged, aluminium enclosure ensures a long service life in harsh environments.

Doppler Ultrasonic Flow Meter
Dynasonics Doppler ultrasonic flow meters are designed to measure the flow of liquids that contain sound reflectors – suspended solids or gas bubbles. Available in three separate product styles to accommodate a variety of customer applications, the DFX family of products includes non-invasive meters as well as an insertion probe for applications where the pipes do not readily pass ultrasound, such as concrete, FRP/GRP or wooden materials.

Features of the DFX Ultrasonic Flow Meter include:
Non-intrusive, clamp-on design
Flow ranges from 0.15 to 30 FPS (0.05 to 9 MPS)
User-friendly, field programmable
Resettable 8-digit LCD totalizer
Field configurable AC/DC power supply
NEMA 4X (IP66) enclosure
Pipe sizes from 0.25 inches (6 mm)
Optional outputs include: 4-20 mA, dual relay and rate pulse

Hybrid Ultrasonic Flow Meter
Dynasonics hybrid ultrasonic flow meters utilise both Doppler and transit time sound techniques and automatically select the correct technology to calculate the flow rate. This dual technology provides an accurate measurement of the volumetric flow of clean, solids-bearing or gaseous liquids on full pipes. Adverse flow conditions – surges, particulate, gas pockets, etc. – will not clog, damage or influence accuracy of the “flow-through” meter design.

Features of the Fusion Ultrasonic Flow Meter include:
Automatically switches between Doppler and transit time to determine best technology and calculate accurate flow rates
Utilises flow-through stainless steel flow sensors
Rugged, all metal construction ensures a long service life in harsh outdoor environments
Simultaneous display of flow rate and accumulated total on a large, easy to read LCD display
Total reset through keypad, RS485 command or momentary contact of a terminal block connection to ground
Modbus command set permits flow rate, total and total reset access
All configuration parameters and flow totals are backed up indefinitely in FLASH memory
Outputs include 4-20 mA, RS485 (Modbus), rate pulse and total pulse

Memilih Jenis Flow meter
Flow meter merupakan instrumen guna mengukur aliran dari suatu fluida baik liquid ( liquid flowmeter), sludge ( sludge flow meter) maupun gas ( flow meter gas), baik bertemperatur rendah hingga temperatur tinggi. Dalam memilih flow meter harus disesuaikan dengan kondisi fluid dan fungsi flowmeter itu sendiri.

Karakteristik dari fluida yang diukur oleh flow meter sangat luas mulai dari tingkat corosive fluida dimana untuk fluida yang tingkat keasamannya tinggi mungkin lebih cocok jika menggunakan flowmeter dari bahan PVC / non logam. Untuk fluida yang bertemperatur tinggi tentunya digunakan matrial lain. Begitu juga untuk tingkat kepekatan matrial fluida jenis flow meterharus disesuaikan. Untuk fluida yang diaplikasikan pada bahan makanan atau obat-obatan yang menuntut bahan pipa dan bahan flowmeter yang harus food grade lebih cocok kalau dipakai stainles steel SUS 316L. Dan untuk lingkungan yang corisive seperti di laut mungkin body dan flange flow meter lebih pas jika menggunakan stainless steel.

Karena dibutuhkan ketelitian dan pemahaman akan karakteristik fluid serta manfaatnya , serta cara kerja Flowmeter dan fungsi flow meter itu sendiri. Ada beberapa variabel yang harus kita tentukan dalam memilih flow meter pada saat penentuan type flow meter dan model flowmeter yang cocok dengan aplikasi yang kita harapkan, varibel pemilihan flow meter tersebut dapat dimasukan kedalam pertanyaan sebagai berikut :
1. Jenis Fluid yang akan digunakan pada flow meter : gas, water, chemical, oil , liquid gas, sludge, dll
2. Pengukuran flow meter hanya pada flow atau total fluid yang mengalir atau kedua2nya
3. Viscosity dari fluid, Kebersihan/kekotoran dari fluid ( lumpur, banyak kotoran atau bersih ) yang mengalir ke flow meter
4. Tujuan dari Flow meter : sebagai alat ukur flow, total volume, control, switch, pengiriman sinyal electric yang berfungsi sebagai control ataupun data ke komputer atau Hand phone lewat sms.
5. Perlu tidaknya display pada flow meter atau electronic signal out put or electrical out put.
6. Besaran ( max dan min ) dari Flow rate, working Pressure, Temperature dari fluid yang akan diukurflow meter
7. Perlu tidaknya sistem kedap air pada flow meter ( water proof) atau area yang mudah terbakar atau explossive
8. Penggunaan untuk bahan kimia dan makanan seperti tingkat keasaman dai fluid atau perlu food grade untuk matrial flow meter yang sering digunakan di industry obat atau makanan dan minuman.
9. Ukuran dari pipa dimana flow meter ini di install termasuk menggunakan sistem sambungan flange atau ulir
10. Sistem insatallasi flow meter : Vertical atau horizontal
11. Keterangan lain yang diperlukan dalam memilih jenis flow meter karena pada dasarnya flow meter bisa dibuat/dipesan sesuai dengan keinginan pemesan (custom)

Flow meter mempunyai banyak jenis dan berdasarkan cara kerja dapat dibagi dalam beberapa type:
•Ultrasonic Flow Meter: Ultrasonic bisa diartikan banyak hal. Semenjak popular menjadi Portable Ultrasonic flow meter, para teknisi membayangkan bahwa flowmeter adalah Portable Ultrasonic flowmeter. Bagaimanapun juga , ultrasonic flowmeter adalah sebuah alat yang diperluakn untuk mengukur kecepatan aliran, volume, aliran masa dari cairan atau gas dengan kharakteristik bisa dibawah berpindah-pindah.
Ada beberapa perusahaan yang mencoba mengembangkan teknologi ini untuk aplikasi uap tapi sejauh in1 aplikasi dari alat ini masih bersifat tidak umum dan terbatas. Ultrasonic flow metersejauh ini dibuat dalam segala type dan range aplikasi dari transmit waktu atau Doppler sebagi aliran dasar atau aliran fluid,rendahnya anemometer untuk menggambarkan mahalnay gas alam sebagai aplikasi transfer tahanan. Harga untuk sebuah ultrasonic flow meter bisa berkisar antara USD 25 sampai USD 150.000 tergantung pada aplikasinya.

Prinsip operasi
Pada dasarnya orang akan membedakan satu teknologi dari dua type tehnik pengukuran tapi hal ini tidak sepenuhnya benar. Sebuah Ultrasonic flowmeter akan dikategorikan kedalam type Doppler (yang mana digunakan untuk menggeser prinsip Doppler). Atau peralatan pemindahan waktu yang berupa mengukur selisih waktu. Perbedaan ini kemungkinan telah membawa alasan yang cukup simple untuk mengklasifikasikan ultrasonic dengan mudah dalam industry. Jika seseorang mempelajari tehnik pengukuran ultrasonic flowmeter, mereka akan menemukan beberapa teknologi yang mungkin salah pengklasifikasian.

Dalam hal ini Doppler flow meter yang mana terdapat Doppler shift yang diukur dengan menggunakan gelombang continue pada frekuensi yang tetap atau variasi seperti perubahan yang terjadi dalam Doppler shift yang diukur dengan menggunakan getaran.

Pada Ultrasonic flowmeter Transmisi dari gelombang yang melewati sensor secara tidak langsung berhubungan dengan fluida dinamakan non contact type. Bisa juga terjadi salah konsepsi atau penyederhanaan pada waktu transit flowmeter. Beberapa informasi mengklasifikasikan type yang baru sebagai “phase shift ” dan dibandingkan dengan type lama dilihat pada starting meter menggunakan “transit time “ dan yang lainnya menggunakan “Correlation transit time “
Sekarang dibuat kombinasi antara kedua transit tadi dengan technology ultrasound, hal ini memungkinkan untuk mengetahui secara tepat seberapa banyak fungsi dan kalkulasi dari tehnik yang actual.

Type Ultrasonic Flow meter ini cukup banyak digemari khususnya bagi mereka yang menginginkan jenis flow meter yang bisa di pindah2 atau dengan kata lain bisa di bawah kemana-mana atau boleh dikatakan sebagai flow meter Jinjing . Dan cara pengoprasiannya juga cukup sederhana tinggal di ikat ke pipa yang akan diukur flownya. Sedangkan untuk keluaran dari flow meter bisa hanya dibaca pada display dan juga ada yang dilengkapi dengan printer sehingga hasil pengukuran dapat langsung disimpan berupa hard copy dan ada juga hasil pengukuran disimpan pada memory card berupa soft copy yang bisa langsung dibaca oleh komputer dengan menggunakan card reader.

•Electromagnetic Flow Meter
•Coriolis Flow Meter
•Vortex Flow Meter
•Impeller Flow Meter

•Glass Tube Flow Meter: Type Galss tube flowmeter banyak digunakan untuk aplikasi pemasangan dengan sistem vertikal dan beasaran flow rate bisa langsung di baca pada tabung kaca yang mana bahan dari kaca cukup baik yaitu pyrex glass. Jenisi Galss tube flowmeter ini banyak digunakan ketika installasi pipa cairan tidak mempunyai area horisontal yang memadai sehingga tidak terlalu membutuhkan area yang luas.
Untuk aplikasinya Galss tube flowmeter ini hanya maksimal pada temperature 120 derajad celcius, sedangkan pressure maksimal pada jenis ini tidak terlalu tinggi hanya pada kisaran 10 bars, sedangkan untuk aplikasi Jenis Galss tube flowmeter ini hanya untuk jenis liquid dan gas. Sedangkan jika kita menginginkan untuk pressure working yang lebih tinggi di kisaran hingga 60 bar bisa digunakan jenis metal tube flow meter.

•Sigh Gauge Flow Meter
•Open Channel Flow Meter

•Turbine FLow Meter: Turbine Flow meter pada dasrnya menggunakan prinsip dari woltmann rotating vane meter, dimana didalam Flow meter terdapat vane yang akan berputar saat fluid mengalir kedalam flow meter sehingga cukup tepat digunakan untuk mengukur fluid yang flownya rendah namun punya pressure yang sangat tinggi.

•Thermal mass Flow Meter
•Water Meter
•Gas Meter

•Oriffice Flow Meter: Flow meter jenis ini pada prinsip kerjanya menggunakan pressure difference dan bisa digunakan untuk high temperature maupun high pressure. Orifice flow meter disamping bisa digunakan untuk mengukur aliran liquid, gas juga bisa untuk diaplikasikan pada aliran Steam. Flow meter yang dibuat dari bahan UPVC, PE dan PP atau PTFE sangat cocok sekali untuk aplikasi aliran chemical yang corosive. Pada Type Orifice flow meter ini ada juga yang diaplikasikan untuk cairan matrial yang berat / kental seperti cairan slude pada proses WWT atau mengukur gas yang mempunyai humadity yang tinggi.

•Oval Gear Meter

Water flow meter
Water flow meter atau liquid flow meter atau Flow meter air ada beberapa type yang bisa digunakan disesuaikan dengan jenis fluid yang mengalir dan fungsi flow meter air sendiri. Yang dimaksud dengan flow meter air atau water flow meter atau water meter adalah jenis liquid yang mana basenya adalah water.
Pada dunia industri manufacture, oil and gas, pertambangan, perhotelan, rumah sakit dan lainnya water flow meter atau flow meter air atau liquid flow meter ini dapat dikelompokan pada jenis liquid air dan prosesnya :
- Flow meter limbah
- Chemical flow meter
- Flow meter air bersih
- Flow meter air murni ( demin water )
- Raw water Flow Meter

Ada beberapa jenis flow meter yang aplikasinya cocok digunakan pada jenis fluid diatas dimana tetap mengacu pada cara kerja flow meter dan juga pada aplikasi yang diinginkan oleh para pemakai flow meter. Untuk Flow meter yang sering digunakan adalah :
- Flow meter electromagnetic / Mag Flow Meter
- Turbine Flow meter
- Ultrasonic flow meter
- Woltman Flow Meter
- Padle Flow meter

Untuk jenis Fluid yang basenya water yang mengandung kotoran baik itu kotoran limbah maupun karena raw waternya seperti air dari sungai karena adanya kotoran sampah atau pasir, mungkin jenis flow meter yang cocok adalah Jenis Flow meter yang tidak mempunyai komponen yang bergerak dalam sensornya atau bisa juga untuk jenis flow meter yang tidak mempunyai contact langsung dengan liquid. Dimana untuk kedua jenis flow meter ini karena sifat dan cara kerja flow metermembuat karakteristik sensornya akan lebih awet dan akurasinya lebih terjamin karena tidak terpengaruh adanya kotoran-kotoran dalam fluid. Namun demikian karena sifat dan karakteristik kerja flow meter ini menuntut adanya kesempurnaan aliran, seperti tidak boleh adanya rongga-rongga udara karena akan dibaca sebagai aliran palsu ,yang menyebabkan sensor tidak mampu membaca dengan baik, kecuali jenis dopler ultrasonic yang harganya lumayan.

Dan untuk electromagnetic flow meter cukup banyak disukai karena akurasinya cukup memadai dan harganya juga terjangkau walaupun ada kelemahan disebabkan jika aliran fluida terjadi turbulen. Namun demikian untuk mengatasi turbulen pada jenis electromagnetic bisa juga aplikasinya dengan menggunakan air drain (pembuangan udara) yang bisa dipasang setelah electromagnetic flow meter.

Sedangkan untuk fluida dengan base water namun mempunyai PH atau tingkap keasaman atau kebasan terlalu ekstrim, selain digunakan ultrasonic ( non contac ) bisa juga digunakan electromagnetic dengan bahan non metal (Plastik atau PVC) atau jika fluid tersebut bersih bisa juga digunakan jenis flow meter turbine dengan bahan dari PVC atau mungkin bisa digunakan matrial stainless steel 316L. Dengan karakteristic elecromagnetic flow meter yang tidak mempunyai bagian/part yang bergerak dalam tabung flow meter, type electroagnetic flow meter ini cocok sekali jika dipakai untuk fluida / cairan yang tidak bersih / kotor, baik itu karena adanya kotoran berupa serat, getah, pasir ataupun rumput dan kotoran lainnya sepanjang cairan tersebut mengandung conductivity yang di persyaratkan.

Pada dasarnya hampir semua jenis flow meter dapat digunakan untuk aplikasi flow meter yang menggunakan dasar air. Namun demikian pemilihan jenis flow meter tetap di pertimbangkan agar kita bisa mendapatkan jenis flow meter yang sesuai dengan aplikasi yang kita perlukan dengan pertimbangan kecocokan akurasi dan biaya yang di keluarkan baik biaya maintenance maupun harga flow meter nya itu sendiri. Jenis flow meter atau type flow meter yang sering digunakan dalam dunia industri untuk flow meter dengan liquid air adalah :
- Turbine flow meter
- Magnetic Flow meter
- Ultrasonic Flow meter
- Vortex Flow meter
- DP Flow Flow meter

(5305)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.