Pemograman 2009 BATAM

Tujuan Pemograman
Adapun tujuan dari pembuatan program adalah sebagai berikut:
1.Membuat solusi dari pemecahan kasus yang timbul
2.Meningkatkan kualitas dan performances dari kinerja kerja
3.Membantu proses pengambilan keputusan.
Quick_Installation

Adapun langkah-langkah pokok secara umum didalam pembuatan program adalah:
1. Mendefinisikan Masalah
Menganalisa dan memahami persoalan yang ada, kemudian mengembangkan suatu urutan proses logika untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam bentuk algoritma.

2. Membuat Flowchart
Diagram alur dapat menunjukkan secara jelas, arus pengendalian suatu algoritma dan menentukan data apa yang diperlukan sebagai input didalam program yang akan dibuat, serta apa saja yang akan dihasilkan sebagai output dari program yang akan dibuat.

3. Membuat Program
Pengkodean dari algoritma yang sudah dibuat, diterjemahkan kedalam bentuk statement-statement yang sesuai dan terdapat didalam bahasa pemrograman yang digunakan.

4. Melakukan Tes Program
Melakukan tes program dari proses logika yang sudah dibuat, apakah program tersebut sudah benar dan bebas dari unsur-unsur kesalahan atau masih harus diperbaiki kembali.

5. Membuat Dokumentasi Program
Melakukan pendokumentasian program sebagai cadangan (back up) yang mana proses ini penting untuk dilakukan, untuk usaha pengembangan program selanjutnya. Salah satu tahap dari pengembangan suatu program adalah menterjemahkan atau mengkodekan rancangan terinci yang telah dibuat menjadi suatu program komputer yang siap pakai.

Tahapan Dalam Perancangan Program
Berikut tahapan-tahapan dalam perancangan program secara umum sebagai berikut :
1. Mendefinisikan Masalah
Tahap ini merupakan tahap awal dari pembuatan program yaitu mencari tahu masalah apa yang akan dipecahkan sehingga pembuatan program dilakukan.

2. Membuat Flowchart (Diagram Alur)
Flowchart Merupakan sarana atau peralatan pendukung (Tool System) yang peranannya sangat penting dalam pemograman, karena dengan flowchart dapat diketahui alur dari suatu program.

3. Membuat Database
Merupakan tahap pembuatan database sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang akan dibuat dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti Microsoft Access, Visdata, Foxpro dan lain sebagainya. Tahap ini bersifat optional, artinya tidak semua perancangan program melewati tahapan ini, tahap ini hanya dikerjakan bila aplikasi yang akan dibuat memerlukan hubungan dengan database.

4. Membuat Program (Pengkodean Algoritma)
Tahap ini merupakan tahap dimana pemrograman menulis program dengan salah satu bahasa pemrograman yang telah diplih.Contoh bahasa pemograman Microsoft Visual Foxpro 9.0. Secara umum pemrograman dengan Visual Foxpro dimulai dari memasukkan objek-objek pada form yang tersedia. Kemudian menentukan properti dan event dari objek yang dimasukkan. Selanjutnya yang dilakukan adalah membentuk metode yaitu dengan menuliskan kode-kode program pada jendela kode (Code Windows).

5. Melakukan Test Program
Tahap pengetesan program bertujuan untuk memeriksa apakah program sudah benar-benar bebas dari kesalahan, baik kesalahan penulisan, kesalahan perhitungan maupun kesalahan logika. Jika ternyata di dalam program terdapat kesalahan, pemrogram bisa melakukan perbaikan atau proses debug dengan fasilitas yang tersedia.

6. Membuat Dokumentasi Program
Setelah program bebas dari kesalahan, saatnya untuk menyimpan program tersebut pada salah satu media penyimpanan (storage), baik hardisk, flashdisk, CD ROM ataupun jenis-jenis storage yang lainya sesuai kebutuhan, untuk didistribusikan kepada pihak-pihak yang memerlukan. [*2006-2009]

(1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.