Pengertian Logam

Pengertian Logam
Logam ialah unsur yang jumlahnya paling banyak di bumi ini. Macam-Macam logam memiliki sifat dan juga kegunaanya masing-masing. yang pada saat ini, ada 65 logam yang terbentuk dengan secara alami di bumi, tetapi hanya sedikit yang dapat dimanfaatkan dengan cara yang benar dan baik. Logam-logam yang dapat dimanfaatkan ini ialah hanya mencapai 20 buah jenis logam, baik itu yang berdiri sendiri ataupun sebagai bagian dari aloi( campuran dari 2 buah logam maupun lebih dan zat lainnya). Aloi tersebut dibuat untuk dapat membuat logam yang memiliki sifat berbeda dari sebelumnya, dan juga supaya dapat dimanfaatkan secara maksimal.
logam

Jenis atau Macam logam
Jenis Logam dan juga Kegunaanya ialah sebagai berikut :

Platina: Logam ini yang mempunyai warna putih keperakan, yang mudah dibentuk, dan juga digunakan untuk membuat perhiasan, barang elektronik, serta sebagai katalisator.

Plutonium: Logam radioaktif yang dapat dihasilkan dengan cara membombardir uranium dalam reaktor nuklir serta juga digunakan dalam senjata nuklir.

Raksa: Raksa adalah logam berbentuk cairan yang berat. Logam cair ini mempunyai warna putih keperakan , serta beracun. yang digunakan dalam termometer, tapal gigi serta digunakan dalam beberapa bahan peledak.

Seng: Suatu logam yang mempunyai warna putih kebiruan yang diambil dari mineral seng blende (sfarelit). Logam tersebut digunakan untuk dapat melapisi besi agar tidak berkarat (dikenal dengan galvanisasi). Logam tersebut juga dapat digunakan di baterai-baterai listrik tertentu serta dalam aloi-aloi seperti kuningan.

Solder: ialah Suatu aloi dari timah dan juga timbal yang memiliki titik lebur yang rendah serta yang digunakan untuk dapat menyambungkan kabel-kabel dalam barang-barang elektronik.

Tembaga: Logam yang mudah dibentuk,dan yang mempunyai warna kemerah-merahan yang digunakan untuk dapat membuat kabel listrik, tangki air panas, serta aloi kuningan, perunggu, dan juga kupronikel.

Timah: Suatu logam yang lunak, serta mudah dibentuk, yang mempunyai warna putih keperakan. Logam tersebut digunakan untuk dapat menyepuh baja, guna menghentikan korosi serta juga dalam aloi perunggu, pewter (logam campuran timah dan juga timbal), serta solder.

Timbal: Logam berat yang mempunyai warna biru keputih-putihan dan juga mudah dibentuk serta beracaun, yang diambil dari mineral galena serta digunakan dalam baterai, atap, dan juga sebagai perisai radiasi dari sinar X.

Titanium: Suatu logam yang kuat, yang mempunyai warna putih, dan juga mudah dibentuk. Logam tersebut sangat tahan terhadap korosi serta digunakan untuk aloi-aloi dalam pesawat luar angkasa, pesawat terbang, serta kerangka sepeda.

Alumunium: Alumunium ialah logam yang mempunyai warna putih keperak-perakan serta juga memiliki sifat sangat ringan dan juga tahan terhadap korosi(karat). Logam tersebut berasal dari bijihnya, bauksit, dengan proses elektrolisis. Alumunium ini digunakan dalam kabel-kabel listrik lintas udara, pesawat terbang, kapal, mobil, dan juga kaleng minuman,

Baja: Baja mempunyai peran yang sangat penting didalam kehidupan manusia, yang disebabkan karena Baja adalah aloi besi dan juga karbon yang salah satu dari sedikit bahan terpenting didalam industri.

Besi: Besi adalah logam yang mempunyai warna abu-abu keputih-putihan. Logam tersebut dihasilkan dari peleburan biji hematit didalam tanur sembur. yang digunakan bangunan dan juga bidang teknik, juga dapat dimanfaatkan untuk dapat membuat aloi baja.

Emas: Unsur logam emas ini memiliki sifat yang lunak, dan yang mempunyai warna kuning terang yang digunakan sebagai perhiasan dan juga alat-alat elektronik.

Kalium: Kalium ialah logam ringan yang mempunyai warna keperakan, dan juga mempunyai sifat sangat reaktif. Senyawa-senyawa kalium digunakan ialah didalam pupuk kimia dan juga untuk pembuatan kaca.

Kalsium: Logam ini yang mempunyai warna putih keperak-perakan, dan memiliki sifat yang mudah dibentuk sesuai dengan tempat ditemukannya, ialah didalam batu kapur serta kapur. Pemanfaatan logam ini biasanya untuk membuat semen serta baja kualitas tinggi.

Kuningan: Kuningan adalah sebuah aloi yang terbuat dari tembaga dan juga seng. yang pemanfaatanya sangat banyak terjadi di bumi ini, ialah untuk, barang-barang hiasan, sekrup, alat-alat musik, serta paku-paku kecil.

Kupronikel: adalah aloi yang terbuat dari tembaga serta nikel yang digunakan untuk dapat membuat uang logam berwarna perak.

Kromium: Kromium ialah logam yang mempunyai warna abu-abu, serta juga mempunyai sifat yang keras. dan sering digunakan untuk dapat membuat baja tahan karat serta melapisi logam-logam lain untuk dapat melindunginya dan jgua memberi penampikan mengkilap yang memantul.

Magnesium: Logam yang rigan yang mempunyai warna perak keputih-putihan yang apabila terbakar akan menghasilkan nyala api putih terang, logam tersebut digunakan dalam suar penyelamatan dan juga dalam pembuatan kembang api dalam aloi-aloi ringan.

Natrium: Natrium adalah sebuah logam yang sangat reaktif. yang memiliki sifat lunak dan yang mempunyai warna putih keperakan. logam tersebut terdapat dalam garam dapur serta digunakan untuk lampu jalanan serta didalam industri kimia.

Perak: Perak ialah suatu logam yang mudah untuk dibentuk, yang mempunyai warna putih abu-abu yang merupakan sebagai konduktor panas serta listrik yang sangat baik. Logam tersebut digunakan untuk dapat membuat perhiasan, peralatan perak serta film fotografi.

Perunggu: Logam tersebut adalah sebuah aloi dari tembaga serta timah yang dikenal sejak jaman kuno. Aloi tersebut juga memiliki sifat tahan korosi dan juga mudah untuk dibentuk. Dibanyak negara perunggu dimanfaatkan untuk dapat membuat uang logam yang bernilai rendah.

Uranium: Suatu logam yang mempunyai warna putih keperakan, radioaktif yang digunakan ialah sebagai sumber tenaga nuklir serta senjata nuklir.

Vanadium: Suatu logam yang keras, dan juga putih beracun, yang digunakan untuk dapat meningkatkan kekerasan aloi-aloi baja.dalam sebuah senyawa vanadium digunakan ialah sebagai katalisator untuk dapat pembuatan asam sulfat.

Wolfram: Suatu logam yang keras, dan juga mempunyai warna abu-abu keputihan. Logam tersebut digunakan dalam filamen lampu, pada barang-barang elektronik, dan juga pada aloi-aloi baja untuk dapat membuat alat-alat pemotong bertepi tajam.

Sifat-Sifat Logam
Sifat Logam
1. Mempunyai sifat mengkilat;
2. Mempunyai sifat penghantar listrik yang baik;
3. Mmepunyai sifat penghantar panas yang baik;
4. dapat dibentuk menjadi lempengan atau lembaran;
5. Dapat direntang atau ditarik menjadi kawat;
6. pada umumnya berwujud padat kecuali raksa (merkuri).

Sifat Non Logam
1. pada sebuah suhu kamar ada yang berwujud padat, cair, dan gas;
2. pada umumnya tidak mengilat kecuali karbon dalam bentuk intan;
3. sifatnya penghantar listrik yang buruk kecuali karbon dalam bentuk grafit;
4. penghantar panas yang buruk;
5. tidak dapat ditempa atau digembleng;
6. tidak dapat direntang atau ditarik.
7. Didalam kehidupan sehari-hari unsur logam mempunyai banyak manfaat didalam kegiatan manusia

Macam – Macam Logam Ferro dan Non Ferro
Logam Ferro
Logam ferro adalah adalah logam besi(Fe).
Besi merupakan logam yang penting dalam bidang teknik, tetapi besi murni terlalu lunak dan rapuh sebagai bahan kerja, bahan konstruksi dlln. Oleh karena itu besi selalu bercampur dengan unsur lain, terutama zat arang/karbon (C). Sebutan besi dapat berarti :
Besi murni dengan simbol kimia Fe yang hanya dapat diperoleh dengan jalan reaksi kimia.
Besi teknik adalah yang sudah atau selalu bercampur dengan unsur lain.

Besi teknik terbagi atas tiga macam yaitu :
Besi mentah atau besi kasar yang kadar karbonnya lebih besar dari 3,7%.
Besi tuang yang kadar karbonnya antara 2,3 sampai 3,6 % dan tidak dapat ditempa. Disebut besi tuang kelabu karena karbon tidak bersenyawa secara kimia dengan besi melainkan sebagai karbon yang lepas yang memberikan warna abu-abu kehitaman, dan disebut besi tuang putih karena karbon mampu bersenyawa dengan besi.
Baja atau besi tempa yaitu kadar karbonnya kurang dari 1,7 % dan dapat ditempa.
Logam ferro juga disebut besi karbon atau baja karbon. Bahan dasarnya adalah unsur besi (Fe) dan karbon ( C) , tetapi sebenarnya juga mengandung unsur lain seperti : silisium, mangan, fosfor, belerang dan sebagainya yang kadarnya relatif rendah. Unsur-unsur dalam campuran itulah yang mempengaruhi sifat-sifat besi atau baja pada umumnya, tetapi unsur zat arang (karbon) yang paling besar pengaruhnya terhadap besi atau baja terutama kekerasannya.

Pembuatan besi atau baja dilakukan dengan mengolah bijih besi di dalam dapur tinggi yang akan menghasilkan besi kasar atau besi mentah. Besi kasar belum dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat benda jadi maupun setengah jadi, oleh karena itu, besi kasar itu masih harus diolah kembali di dalam dapur-dapur baja. Logam yang dihasilkan oleh dapur baja itulah yang dikatakan sebagai besi atau baja karbon, yaitu bahan untuk membuat benda jadi maupun setengah jadi.
Contoh logam ferro diantaranya :
a. Besi Tuang
Komposisinya yaitu campuran besi dan karbon. Kadar karbon sekitar 4%, sifatnya rapuh tidak dapat ditempa, baik untuk dituang, liat dalam pemadatan, lemah dalam tegangan. Digunakan untuk membuat alas mesin, meja perata, badan ragum, bagian-bagian mesin bubut, blok silinder, dan cincin torak.

b. Besi Tempa
Komposisi besi tempa terdiri dari 99% besi murni, sifat dapat ditempa, liat, dan tidak dapat dituang. Besi tempa antara lain dapat digunakan untuk membuat rantai jangkar, kait keran, dan landasan kerja pelat.

c. Baja Lunak
Komposisi campuran besi dan karbon, kadar karbon 0,1%-0,3%, mempunyai sifat dapat ditempa dan liat. Digunakan untuk membuat mur, sekrup, pipa, dan keperluan umum dalam pembangunan.

d. Baja Karbon Sedang
Komposisi campuran besi dan karbon, kadar karbon 0,4%-0,6%. Sifat lebih kenyal daripada yang keras. Digunakan untuk membuat benda kerja tempa berat, poros, dan rel baja.

e. Baja Karbon Tinggi
Komposisi campuran besi dan karbon, kadar karbon 0,7%-1,5%. Sifat dapat ditempa, dapat disepuh keras, dan dimudakan. Digunakan untuk membuat kikir, pahat, gergaji, tap, stempel, dan alat mesin bubut.

f. Baja Karbon Tinggi dengan Campuran
Komposisi baja karbon tinggi ditambah nikel atau kobalt, khrom, atau tungsten. Sifat rapuh, tahan suhu tinggi tanpa kehilangan kekerasan, dapat disepuh keras, dan dimudakan. Digunakan untuk membuat mesin bubut dan alat-alat mesin.

Logam Non Ferro
Logam non ferro atau logam bukan besi adalah logam yang tidak mengandung unsur besi (Fe).
Logam non ferro murni kebanyakan tidak digunakan begitu saja tanpa dipadukan dengan logam lain, karena biasanya sifat-sifatnya belum memenuhi syarat yang diinginkan. Kecuali logam non ferro murni, platina, emas dan perak tidak dipadukan karena sudah memiliki sifat yang baik, misalnya ketahanan kimia dan daya hantar listrik yang baik serta cukup kuat, sehingga dapat digunakan dalam keadaan murni. Tetapi karena harganya mahal, ketiga jenis logam ini hanya digunakan untuk keperluan khusus. Misalnya dalam teknik proses dan laboratorium di samping keperluan tertentu seperti perhiasan dan sejenisnya.

Logam non fero juga digunakan untuk campuran besi atau baja dengan tujuan memperbaiki sifat-sifat bajja. Dari jenis logam non ferro berat yang sering digunakan uintuk paduan baja antara lain, nekel, kromium, molebdenum, wllfram dan sebagainya. Sedangkan dari logam non ferro ringan antara lain: magnesium, titanium, kalsium dan sebagainya.
sebagai contoh logam non ferro adalah :
a. Tembaga (Cu)
Warna cokelat kemerah-merahan, sifatnya dapat ditempa, liat, baik untuk penghantar panas, listrik, dan kukuh. Tembaga digunakan untuk membuat suku cadang bagian listrik, radio penerangan, dan alat-alat dekorasi.

b. Alumunium (Al)
Warna biru putih, sifatnya dapat ditempa, liat, bobot ringan, penghantar panas dan listrik yang baik, mampu dituang. Alumunium digunakan untuk membuat peralatan masak, elektronik, industri mobil, dan pesawat terbang.

c. Timbal (Pb)
Warna biru kelabu, sifatnya dapat ditempa, sangat liat, tahan korosi, air asam, dan bobot sangat berat. Timbel digunakan sebagai bahan pembuat kabel, baterai, bubungan atap, dan bahan pengisi.

d. Timah (Sn)
Warna bening keperak-perakan, sifatnya dapat ditempa, liat, dan tahan korosi. Timah digunakan sebagai pelapis lembaran baja lunak (pelat timah) dan industri pengawetan

(36)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.