Penyakit yang disebabkan oleh polusi air

Polusi merupakan masalah besar yang akhir-akhir ini sempat membuat dunia panik. Ditambah lagi dengan isu akan terjadinya kiamat yang di picu oleh semakin naiknya suhu dari bumi. Tak hanya sampai disitu akhir-akhir ini juga beredar berita global warming, hal tersebut dapat dilihat dari panasnya suhu saat ini, mencairnya es kutub, hujan yang tak menentu, angin kencang, air laut naik, dan masih banyak lagi. Polusi air disini saya maksudkan sebagai polusi yang terjadi didalam air, polutan yang terdapat air sangatlah berbagi macam yang diantaranya : limbah industri, insektisida, Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kobalt (CO), dan masih banyak lagi yang lain. Selain polutan-polutan diatas dapat diketahui juga dengan melihat warna dari air, jika air berubah warna biasanya air telah tercemar oleh suatu zat yang menyebabkan warna air berubah dari warna normal (bening).

drink water

A.Dampak Polusi Air Bagi Kesehatan Manusia
Polusi air sendiri dapat membahayakan kesehatan manusia, bahaya yang ditimbulkan adalah berupa penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh Polusi Air dibagi menjadi dua macam yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular.

1.Penyakit Menular
Penyakit menular, sesuai namanya penyakit menular dapat menular dari orang satu ke orang yang lain. Berbagai macam penyakit menular dari polusi air disebabkan oleh beberapa hal, yakni: Virus yang terdapat dalam air yang tercemar, bakteri, protozoa, metazoa, dll. Selain penyebab dari luar seperti yang telah sebutkan tadi penyakit juga akan mudah menyerang tubuh jika kekebalan tubuh kita lemah, untuk itu kita harus berusaha menjaga kesehatan tubuh dan memakan makanan yang seimbang.

Secara umum, gangguan yang terjadi akibat pencemaran air dapat dikelompokkan menjadi empat sebagai berikut:
1. Water diseases
Merupakan penyakit yang ditularkan langsung melalui air minum, seperti kolera, tifus, dan disentri.
2. Water washed diseases
Merupakan penyakit yang berkaitan dengan kekurangan air hygiene perorangan, seperti scabies, infeksi kulit dan selaput lender, trachoma dan lepra.
3. Water based diseases
Merupakan penyakit yang disebabkan oleh bibit penyakit yang sebagian siklus kehidupannya berhubungan dengan schistosomiasis.
4. Water related vectors
Adalah penyakit yang ditularkan oleh vector penyakit yang sebagian atau seluruhnya perindukkannya berada di air, seperti malaria, demam berdarah dengue, dan filariasis.

Contoh beberapa penyakit menular yang dapat tersebar melalui air yang tercemar:
VIRUS
Jenis Mikroba: Virus Hepatitis A
Penyakit: Hepatitis A
Gejala: Demam, sakit kepala, sakit perut, kehilangan selera makan, pembengkakan hati sehingga tubuh menjadi kuning

Jenis Mikroba: Virus Polio
Penyakit: Poliomyelitis
Gejala: Tenggorokan sakit, demam, diare, sakit pada tungkai dan punggung, kelumpuhan dan kemunduran fungsi otot

BAKTERI
Jenis Mikroba: Vibrio Cholerae
Penyakit: Kolera
Gejala: Diare yang sangat parah, muntah-muntah, kehilangan cairan sangat banyak sehingga menyebabkan kejang dan lemas

Jenis Mikroba: Escherichia coli (strain patogen)
Penyakit: Diare
Gejala: Buang air besar berkali-kali dalam sehari, kotoran encer (mengandung banyak air), terkadang diikuti rasa mulas atau sakit perut

Jenis Mikroba: Salmonella typhi
Penyakit: Tifus
Gejala: Sakit kepala, demam, diare, muntah-muntah, peradangan dan pendarahan usus.

Jenis Mikroba: Shigella dysentriae
Penyakit: Disentri
Gejala: Infeksi usus besar, diare, kotoran mengandung lendir dan darah, sakit perut

PROTOZOA
Jenis Mikroba: Entamoeba histolytica
Penyakit: Disentri amuba
Gejala: (sama seperti disentri oleh bakteri)

Jenis Mikroba: Balantidium coli
Penyakit: Balantidiasis
Gejala: Peradangan usus, diare berdarah

Jenis Mikroba: Giardia lamblia
Penyakit: Giardiasis
Gejala: Diare, sakit perut, terbentuk gas dalam perut, bersendawa, kelelahan

METAZOA (cacing parasit)
Jenis Mikroba: Ascaris lumbricoides (cacing gelang)
Penyakit: Ascariasis
Gejala: Demam, sakit perut yang parah, malabsorbsi, muntah-muntah, kelelahan

Jenis Mikroba: Taenia saginata (cacing pita)
Penyakit: Taeniasis
Gejala: Gangguan pencernaan, rasa mual, kehilangan berat badan, rasa gatal di anus

Jenis Mikroba: Schistosoma sp.(cacing pipih)
Penyakit: schistosomiasis
Gejala: Gangguan pada hati dan kantung kemih sehingga terdapat darah dalam urin, diare, tubuh lemas, sakit perut yang terjadi berulang-ulang.

2.Penyakit Tidak Menular
Penyakit menular, dari namanya dapat diambil kesimpulan bahwa penyakit tidak menular adalah jenis penyakit yang tidak dapat menular dari orang satu ke orang lain. Banyak hal yang menyebabkan penyakit tidak menular menyerang manusia, diantaranya adalah kandungan yang terdapat didalam air yang tercemar. Kandungan air tercemar yang berpotensi menyebabkan penyakit tidak menular kepada manusia diantaranya:

1.Kadnium
Kadnium adalah logam berat yang banyak digunakan pada industri pipa PVC, pembuatan karet, dan pabrik kaca.
Apbila Kadnium terserap tubuh manusia dapat mengakibatkan ganguan pada pembuluh darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan dapat menyebabkan gagal jantung. Serta mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal dan hati, pelunakan tulang sehingga tulang-tulang punggung terasa nyeri.

2.Kobalt
Logam kobalt banyak digunakan dalam industri sebagai bahan campuran untuk pembuatan mesin pesawat, magnt, alat pemotong atau penggiling, serta untuk pewarna kaca, keramik, dan cat.
Apabila tubuh manusia menerima Kadnium dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gagal jantung dan edema (pembengkakan jaringan akibat akumulasi cairan dalam sel).

3.Merkuri
Merkuri banyak digunakan dalam proses industri pembuatan klorin, juga terdapat pada baterai, cat, plastik, termometer, lampu tabung, kosmetik dan hasil pembakaran batu bara. Tubuh manusia menerima merkuri terutama dari konsumsi hewan-hewan air yang telah tercemar merkuri.
Efek merkuri, pada wanita hamil dapat menyebabkan janin menjadi cacat mental. Tubuh yang terpapar merkuri dalam jangka waktu lama dapat mengalami kerusaka ginjal, saraf dan jantung. Pada konsentrasi rendah merkuri dapat menimbulkan sakit kepala, depresi, dan perubahan perilaku.

4.Timbal
Pencemaran air oleh logam Timbal dapat berasal dari berbagai sumber, seperti : rembesan dari sampah kaleng yang mengandung timbal, cat yang mengandung timbal, bahan bakar bertimbal, pestisida, korosi pipa-pipa yang mengandung timbal.
Adapun efek yang ditimbulkan Logam Timbal bagi tubuh manusia seperti:
Pada wanita hamil dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan kematian janin. Pada anak-anak dapat menyebabkan cacat mental dan gangguan fisik. Pada orang dewasa meningkatkan resiko terkena hipertensi (tekanan darah tinggi).

5.dan lain sebagainya.
Sama halnya dengan penyakit menular yang dijelaskan diatas, penyakit tidak menular tidak akan menyerang tubuh kita jika kita menjaga kesehatan dan kebersihan serta selalu menjaga agar kekebalan tubuh dalam kondisi terbaik dengan cara istirahat yang cukup dan makan makanan yang seimbang. [A7]

(53)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments are closed.